
4 Kursus
Selamat datang pada course Inovasi Pelayan Publik: Menjelajahi Cara-cara Baru untuk Mengatasi Masalah dan Tantangan di Sektor Publik Melalui Inovasi dan Teknologi. Di era digital, pelayanan publik dituntut untuk lebih efisien, responsif, dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan. Kursus ini membahas bagaimana inovasi dan teknologi dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, mempercepat birokrasi, dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.
Course ini dibagi menjadi delapan sesi pertemuan. Setiap sesi membahas materi yang berbeda terkait Pelayan Publik: Menjelajahi Cara-cara Baru untuk Mengatasi Masalah dan Tantangan di Sektor Publik Melalui Inovasi dan Teknologi
Kursus ini akan mengulas mengenai Pengenalan tentang Inovasi dalam Pelayanan Publik, Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pelayanan Publik, Pemanfaatan Big Data dan Analytics dalam Pelayanan Publik, Pengembangan Aplikasi untuk Pelayanan Publik, Peningkatan Partisipasi Publik dalam Proses Pengambilan Keputusan, Penerapan Design Thinking dalam Pelayanan Publik, Menerapkan Konsep Lean Management dalam Pelayanan Publik, dan Evaluasi dan Monitoring Inovasi dalam Pelayanan Publik
Pelayanan
Hak setiap warga negara untuk ”mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak” dan ketika mereka bekerja, mereka dilindungi ”keselamatan dan kesehatan kerja; moral dan kesusilaan; perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama” sebagaimana dikemukakan dalam hukum positif yang berlaku, termasuk ketikan seorang perempuan bekerja maka mereka dilindungi, khususnya dalam hal hak kodratinya.
Kursus tentang Hak Kodrati Perempuan dalam Bekerja, ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada Pekerja Migran Perempuan Indonesia dalam hal pemenuhan Hak Kodrati Perempuan dalam Bekerja (hak-hak kesehatan reproduksi adanya cuti haid, cuti keguguran, cuti melahirkan dan hak untuk menyusui) sehingga mampu mempersiapkan diri mereka dalam menghadapi kompleksitas situasi ketika mereka bekerja di negara tujuan bekerja.
Pelayanan
Pekerja Migran Indonesia (PMI) memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Melalui konstribusnya mereka terhadap devisa negara dan juga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di tanah air. Dibalik konstribusinya mereka menghadapi berbagai tantangan serius, termasuk eksploitasi, pelanggaran Hak Asasi Manusia, dan ketidak adilan gender. Pemahaman tentang gender dan hak asasi manusia menjadi sangat penting untuk memperjuangkan hak-hak pekerja migran Indonesia.
Kursus “Gender, HAM, dan Pekerja Migran Indonesia” berisi kumpulan materi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai isu gender dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang dihadapi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kursus ini terdiri dari beberapa modul yang membahas mengenai aspek perlindungan pekerja migran dari segi hukum nasional maupun internasional serta berbagai bentuk ketidakadilan gender yang mereka alami.
Pelayanan
Pekerja Migran Indonesia (PMI) memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Melalui konstribusnya mereka terhadap devisa negara dan juga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di tanah air. Dibalik kontribusinya terhadap devisa negara pekerja migran juga dihadapkan kepada hubungan antara budaya negara tujuan yang terkadang menjadikan penghalang sejauh mana Pekerja Migran Indonesia dapat dengan cepat beradaptasi dengan budaya negara tujuan.
Buku “Hubungan Antar Budaya Negara Tujuan Migrasi Internasional Dalam Perspektif Gender” merupakan kumpulan materi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai isu hubungan antar budaya negara tujuan internasional bagi pekerja migran Indonesia dan ditinjau dari segi gender